Buku ini menceritakan kisah legenda Roro Jonggrang, salah satu cerita rakyat yang berasal dari Propinsi Jawa Tengah. Kisah ini mengisahkan persaingan antara Roro Jonggrang, putri dari Prabu Baka, dengan Bandung Bondowoso, seorang kesatria sakti dari Kerajaan Pengging. Roro Jonggrang ditantang oleh Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi dalam waktu singkat. Meski awalnya mengalami kesuli…
Materi yang di bahas di dalam buku enyangkut aspek-aspek dalam matematika yang terdiri atas : bilangan, pengukuran, geometri, pengelolaan dan pengolahan data peluang dan berpikir aljabar( algebraic thinking).
Materi yang di bahas di dalam buku enyangkut aspek-aspek dalam matematika yang terdiri atas : bilangan, pengukuran, geometri, pengelolaan dan pengolahan data peluang dan berpikir aljabar( algebraic thinking).
Buku Sejarah Nasional Indonesia (SNI) edisi pemutakhiran ini terbit dalam cetakan pertama. Sejak awal penerbitan SNI pada tahun 1975, buku SNI ini belum pernah dimutakhirkan sesuai dengan temuan-temuan baru dan perkembangan teori sejarah yang baru. Sudah hampir tiga puluh tiga tahun, banyak naskah perbaikan masih tersimpan di laci para penulis sejarah Indonesia. Keunikan dari SNI adalah bahwa b…
Pesona indonesia : pariwisata, budaya, dan sosial lebih dekat mengenal pulau bali dan nusa tenggaraini berisi informasi yang umum mengenai pulau bali dan pulau nusa tenggara yang ditinjau dari segi pariwisata, budaya, dan sosialnya.
Biografi ini mengajak mengingat kartini, bagaimana cara kartini melawan itu semua, melawan kesepian, melawan arus kekerasan besar penjajahan dari dinding tebal kotak penjara kabupaten yang menyekapnya bertahun-tahun. kartini tidak punya massa, apalagi uang. yang dipunya kartini adalah kepekaan dan kepribadian.
Raden Ajeng Kartini atau yang akrab dipanggil RA Kartini lahir di Jepara 21 April 1879. Beliau merupakan putri dari Raden Mas Adipati Sastrodiningrat yang merupakan Bupati Jepara pada saat itu dan beliau juga cucu dari Bupati Demak Tjondroningrat. Sejak kecil, beliau RA Kartini selalu memperhatikan kenapa perempuan tidak ada yang bersekolah seperti layaknya para pria. Pertanyaan itu selalu meng…
Novel Gadis Pantai menceritakan seorang gadis pantai yang masih berumur empat belas tahun. Kehidupan sehari-harinya menumbuk udang, dan membenahi jala untuk mencari ikan di laut. Suatu ketika, ada seorang utusan menemui ayah Gadis Pantai karena diutus untuk meminta anaknya dinikahkan dengan Bendoro. Ayah gadis pantai menyetujuinya. Gadis pantai dinikahkan dengan keris karena Bendoro berhalangan…
Buku kumpulan cerpen Hunian Ternyaman ini memuat dua puluh cerita pendek hasil Lomba Sastra Aksara 2016 yang dilaksanakan atas kerjasama Program Bahasa dan Budaya Indonesia, Daekin University, Melbourne, Australia; Pusat Kajian Humaniora, FBBS, Universitas Negeri Padang, Buku ini diikuat oleh tema yang juga merupakan tema dari lomba, yaitu kehidupan modern. Penulis bebas menginterprestasikannya…