ketika malam tiba, sudahkah ibu bersantap malam ? Rasanya itu pertanyaan sederhana yang sering kali justru teringat ketika badan sudah rebah di kasur.
Menikmati hidup bukan hanya mimpi. Menikmati hidup, bisa kita lakukan mulai dari sekarang. Berbagai cara akan kita lakukan agar hidup kita lebih baik lagi dan bisa dinikmati langsung. Keinginan untuk menjadi sejahtera, bahagia, dan sukses merupakan hal yang wajar. Salah satu cara agar hidup dapat kita nikmati adalah dengan menikmati kebersamaan bersama Tuhan. Terkadang kita lalai dan melupakan-…
Marmut Love Story akan mengisahkan kisah klasik di balik pelayanan, baik suka duka melayani, perbedaan pendapat yang sering terjadi di dalam suatu kepengurusan, indahnya persahabatan, penuh kenangannya masa-masa menyandang gelar pengurus, ribuan kesan bersama rekan sepelayanan, hingga hal-hal berbau nostalgia, percintaan, dan sedikit aroma horor. Buku ini akan cocok dengan lo yang saat ini seda…
Setiap bernyawa pasti mati, membayangkan maut dan menghentikan khayalan, jangan bersedih karena kematian tidak akan datang sebelum waktunya ditentukan, tobat, sholat, memelihara diri, takdir, bacaan ketika taziyah di tempat orang yang meninggal dunia, menshalati jenazah mendatangi dan mempercepat pengiringan jenazah, mentalkin orang yang hampir meninggal dunia, membaca tahlil, istighfar dan doa…
Buku ini lahir atas keinginan besar penulis untuk memperkenalkan kepada pembaca tentang wacana yang berkembang di kalangan para penafsir Alk-Qur'an, khususnya pandangan Thabathaba'i dan seputar seluk beluk tafsir esoterik.
Hati adalah pintu menuju kasih sayang Allah SWT. Hati yang buruk akan melahirkan perilaku yang buruk dan sebaliknya hati yang baik akan menurunkan perbuatan-perbuatan yang baik.
Selain Abu Thalib, masih banyak keluarga kesayangan para nabi yang tak terselamatkan. Mereka lebih memilih jalan kesesatan, sekalipun kebenaran telah tampak jelas di depan mata.
Sejak lahir Syekh Abdul Qadir al-Jailani selalu dipenuhi keajaiban dan keramahan dari Allah. Bahkan, banyak orang berusaha meraih berbagai pengalaman ruhani dan mukjizat dengan wasilah dan tabarruk kepada sang Syekh.
Hari itu, sebagaimana biasanya, Jalaluddin Rumi tengah mengajar para muridnya dalam sebuah perkuliahan. Tiba-tiba seseorang yang sebelumnya belum dikenal secara lebih dekat oleh Rumi masuk ruang perkuliahan tersebut. Orang asing itu pun menunjuk sebuah tumpukan buku sembari bertanya dengan nada bentakan. "Apa ini?" Rumi menjawab dengan nada jengkel, "Kau tidak akan mengerti." Mendapat jawaban y…
Sehebat apa pun kamu, Setinggi apa pun pangkatmu, Kamu tidak akan pernah bisa melawan ketetapan. Seperti pohon yang tumbuh di satu musim dan mati di musim tertentu. Seperti ranting yang bisa patah, seperti daun yang pasti akan gugur, seperti buah yang pasti akan busuk, dan seperti akar yang suatu saat akan menua. Itu semua Ketetapan-Nya Belajarlah pada semesta yang Dia titipkan.