Gawat! kali ini george dan Harold benar-benar kena batunya. mereka memebuat si otak encer yang lagi ingusan marah besar dan dendam pada mereka.
George dan Harold sebenarnya bukan anak nakal. Mereka cuma ingin menghibur semua orang. Sayangnya lelucon mereka seringkali membuat mereka mendapat masalah
Dika baru saja putus dengan kekasihnya setelah tiga tahun berpacaran. dan ketika kekasihnya datang ke kantor untuk mengantarkan surat undangan.
Tiara sudah dua tahun menjadi pacar Raymond-model keren, ganteng, dan berkelas. Tapi ketika dinner bersama Raymond, kenapa jantung Tiara tidak lagi berdebar kencang seperti dulu ya? Debar itu justru Tiara rasakan ketika bertemu dengan Al di taman. Alfred Effendi, cowok sederhana, berkacamata, bertampang biasa, dan mempunyai passion yang sama dengan Tiara, yaitu penyayang binatang. Tanpa terasa,…
Sebuah kisah perjuangan hidup angel, gadis cilik tunarungu yang cacat sejak dilahirkan, ibunya meninggal ketika ia terlahir dan ayahnya kemudian menjadi orang tua tunggal yang merawatnya dengan tulus, walau angel tidak bisa mendengar apapun di dunia tapi ayahnya berusaha membuatnya mandiri dan hidup dalam keadaan seperti anak-anak normal lainnya,,,
Buku ini bercerita tentang perjalanan seorang tokoh bernama Minke. Minke adalah salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Minke adalah seorang pribumi yang pandai, ia sangat pandai menulis. Tulisannya bisa membuat orang sampai terkagum-kagum dan dimuat di berbagai Koran Belanda pada saat itu. Sebagai seorang p…
Enam kisah kehidupan tersaji dalam buku ini. Semuanya milik orang-orang biasa, namun memendam inspirasi luar biasa yang memelekkan mata tentang kehidupan yang lebih nyata daripada gambaran layar kaca. Kisah mereka lantang memekikkan bahwa hiudp sering tak mudah, bahwa kesulitan tak terhindari, dan bahwa perjuangan akan berbuah tawa.
Walaupun aku lahir di keluarga yang amat sederhana, tapi mimpiku tidak sederhana. Aku mempunyai mimpi besar, amat besar untuk gadis biasa sepertiku yang lahir di sebuah kota kecil bernama Baturaja, Provinsi Sumatra Selatan.
"Pernahkah pelangi menangis karena hujan dan langit tak mau mewarnainya? Jika sempat, tolong katakan pada hujan untuk menitik satu kali pada tiga puluh tahun kesunyian di ujung pelangi yang tak berbatas. Mungkin saja asa yang tersesat menemukan jalan pulang dan darah tak harus tercurah pada telapak tangan yang beku." Sebuah liontin menuntun Jeruk pada sebuah nama, Rinai. Sebuah nama yang digun…