Sunan Kalijaga dilahirkan dengan nama Raden Mas Said. Ia putra Adipati Tuban, Jawa Timur. Sunan Kalijaga termasuk salah satu anggota dewan Wali Songo (sembilan wali) yang berperan penting dalam mengislamkan masyarakat di Pulau Jawa. Sunan Kalijaga punya cara unik dalam berdakwah. Ia menyampaikan ajaran Islam secara halus, ramah, merangkul, dan tidak memaksa. Ia juga berdakwah dengan menyesuaika…
Seri Tokoh Islam: Syekh Siti Jenar memiliki nama kecil San ‘Ali. Ia lahir sekitar tahun 829 H/1426 M, ayahnya bernama Syekh Datuk Shaleh, seorang ulama ahli Al-Qur’an di lingkungan Pakuwuan, Caruban, yang sekarang lebih dikenal sebagai Astana Japura, sebelah Tenggara Cirebon. Saat dewasa, Syekh Siti Jenar menjadi tokoh ulama yang sangat populer terutama di tanah Jawa. Ulama yang dikenal den…
Tuanku Imam Bonjol dilahirkan pada tahun 1772 dengan nama Peto Syarif. la dikenal cerdas sejak kecil. Ketika berusia 30 tahun, ia menjelma anak muda yang matang ilmu dan pengalaman hidup. la digelari Malin Baso ketika menjadi guru agama di kampung menggantikan ayahnya. Malin Baso aktif dalam gerakan Padri pada awal abad ke-19. Basis gerakannya berada di kaki bukit Tajadi yang bernama Bonjol. Ke…
Sunan Gunung Jati bernama asli Raden Syarif Hidayatullah. Ia lahir pada tahun 1448 M. Ayahnya bernama Syekh Syarif Abdullah. Ibunya bernama Nyai Rara Santang. Sunan Gunung Djati merupakan salah satu anggota Wali Songo. Ia ditugaskan untuk berdakwah di wilayah Jawa Barat dan Banten. Pada tahun 1482, Sunan Gunung Jati diangkat menjadi Sultan Cirebon. Pada masa pemerintahannya, Sunan Gunung Jati b…
Sultan Ageng Tirtayasa atau Pangeran Ratu ing Banten, yang bergelar Abu al-Fath ‘Abdul Fattah dilahirkan pada tahun 1637 M. Nama kecilnya adalah Pangeran Surya. Nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya ‘Matahari Terbit’. Ia berwajah tampan, berotak encer sejak kecil, supel dalam pergaulan, dan berakhlak luhur. Kesultanan Banten mengalami kemajuan pesat dalam bidang pemeri…
Buku ini memaparkan pemikiran-pemikiran fisafat Islam yang dipelopori oleh tokoh-tokoh besar pada saat itu.
Pada masa awal dakwah Islam, Nabi Muhammad saw. dan para sahabat mendapat tentangan dari kaum musyrikin. Sering kali penentangan kaum musyrikit terhadap dakwah Nabi berakhir di medan perang.
Pada masa awal dakwah Islam, Nabi Muhammad saw. dan para sahabat mendapat tentangan dari kaum musyrikin. Sering kali penentangan kaum musyrikit terhadap dakwah Nabi berakhir di medan perang.
Pada masa awal dakwah Islam, Nabi Muhammad saw. dan para sahabat mendapat tentangan dari kaum musyrikin. Sering kali penentangan kaum musyrikit terhadap dakwah Nabi berakhir di medan perang.
Pada masa awal dakwah Islam, tantangan yang dihadapi kaum muslimin begitu hebat. Kekuatan-kekuatan dari luar Jazirah Arab menganggap kaum muslimin sebagai ancaman.