Di Jawa Timur pemah berdiri · kerajaan-kerajaan besar, seperti kerajaan Singosari, kerajaan Kediri, kerajaan Majapahit, dan kerajaan Blambangan. Lima dari sem~ilan wali penyebar agama Islam di Pulau Jawa juga berada di Jawa Timur, yaitu Sunan Ampel (Surabaya), Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim (Gresik), Sunan Derajat (Lamongan), dan Sunan Bonang (Tuban). Jejak-jejak peninggalan keraja…
Dongeng pengantar tidur : timun emas dahulu kala di jawa tengah ada seorang janda yang sangat tua. mbok rondo namanya. pekerjaannya hanya mencari kayu di hutan. sudah lama sekali mbok rondo ingin mempunyai seorang anak. tapi dia hanya seorang janda miskin, lagi pula sudah tua. mana bisa ia mendapatkan anak.
Kisah dua gadis cantik yang berbeda sifat dan perilakunya. Bawang Putih memiliki sifat yang baik, namun selalu disiksa oleh ibu tiri dan kakaknya yang bernama Bawang Merah yang memiliki sifat dan perilaku yang sangat jahat.
Kisah ini menceritakan tentang seorang putri yang canti jeliata bernama Candra Kirana yang di kutuk oleh nenek sihir menjadi seekor keong emas. Kutukannya akan hilang apabila ia dipertemukan kembali dengan tunangannya yang bernama Raden Inu Kertapati.
Pesan tentang moral, tentang pentingnya berbuat baik, pentingnya berbakti kepada orang tua, melestarikan lingkungan, mengabdi kepada bangsa dan negara. Pentingnya menghargai pendapat orang lain lebih mudah disampaikan melalui cerita. Dengan membaca buku Kumpulan Cerita rakyat Indonesia dari 33 Provinsi ini anak-anak dapat membedakan ciri-ciri antara mitos dan sejarah, antara dongeng dan legenda…
Buku ini menceritakan kisah legenda Roro Jonggrang, salah satu cerita rakyat yang berasal dari Propinsi Jawa Tengah. Kisah ini mengisahkan persaingan antara Roro Jonggrang, putri dari Prabu Baka, dengan Bandung Bondowoso, seorang kesatria sakti dari Kerajaan Pengging. Roro Jonggrang ditantang oleh Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi dalam waktu singkat. Meski awalnya mengalami kesuli…
Kampung munong, sebuah perkampungan nelayan yang terdiri dari rumah-rumah pantai di pesisir timur pulau bunguran. di kampung itulah mak sauyah tinggal bersama ketiga orang anaknya, ujang, sauyah dan si kelincing, itulah anak-anak beliau.
Menurut asal-usul kyai ageng adalah bekas raja majapahit, prabu brawijaya terakhir, ada yang mengatakan ia adalah raden made pandhan, putra raden sabrangwetan, cucu panembahan demak raja bintara, da ada pula yang menyebutnya bernama raden jaka supana alias raden tembayat, putra prabu brawijaya V.